IMPLEMENTASI TRL

Daftar isi:

Implementasi menggunakan

Peningkatan TRL TOTAL

Keanggotaan lembaga

Perjanjian internasional pada tingkat dunia  

Perjanjian internasional pada tingkat regional

Pengaplikasian instrumen “Soft Law” secara nasional

Penurunan TRL TOTAL

Implementasi TRL: tingkat dunia

  • Perserikatan Bangsa-Bangsa

Implementasi TRL: tingkat regional

  • Majelis Eropa (Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa)

  • Organisasi Negara-negara Amerika (sistem perlindungan hak asasi manusia antar-Amerika)

  • Uni Afrika (Komisi Hak Asasi Manusia dan Hak Penduduk Afrika dan Pengadilan Hak Asasi Manusia dan Hak Penduduk Afrika)

 

Implementasi menggunakan TRL

     Pendapatan Dasar Global Tak Bersyarat PBB menggunakan sebuah indeks dan algoritma tertentu yang disebut ‘implementasi’ yang bertujuan menggambarkan komitmen dan kewajiban internasional bersama yang diwujudkan dalam ruang lingkup hak asasi manusia dan perlindungan lingkungan serta keikutsertaan dalam perjanjian internasional yang baru untuk meningkatkan perlindungan setiap individu pada tingkat domestik. Hal ini berpengaruh langsung pada pendapatan dasar yang diterima setiap warga dalam suatu negara.

 

     ‘Implementasi’ dimasukkan dalam seluruh kerangka sistem TRL, dengan tambahan Indeks TRL dan setingkat dengan Daftar Motivasi (Motivational Table = MTI), dan dapat meningkatkan pendapatan dasar suatu negara serta TRL TOTAL. Indeks Daftar Motivasi V1 (MTI) adalah tambahan indeks yang juga meningkatkan TRL TOTAL. Tujuan utamanya yaitu untuk mendorong negara berpendapatan rendah mencapai kemajuan yang signifikan dalam perlindungan hak asasi dan kebebasan.

Meskipun begitu ‘Implementasi’, kebalikannya dari MTI, adalah bagian terpenting dalam mekanisme sosial TRL, oleh karenanya dapat menyebabkan penurunan TRL TOTAL suatu negara.  

     Implementasi TRL tidak bermaksud untuk menetapkan aturan internasional atau standar hak asasi manusia. Dengan adanya tingkat minimal yang diperbolehkan dalam hal implementasi hak asasi manusia maka setiap negara bisa menyesuaikan standar tersebut dengan keadaan negara yang dipengaruhi sosio-kultural, ekonomi dan lain-lain. Hal ini akan secara signifikan meningkatkan investasi luar negeri lewat TRL, juga memperlihatkan kenaikan tingkat integritas suatu negara di mata dunia. Negara-negara de-facto berusaha memperbaiki kesejahteraan hidup dan perkembangan tiap indvidu dalam hukum mereka.  

 

     Implementasi TRL mempunyai kesamaan yang penting dengan Partisipasi Sipil TRL, di mana setiap tindakan yang mengarah pada perjanjian internasional dalam ruang lingkup Hak Asasi Manusia harus dilakukan negara melalui dialog dengan masyarakat sipil dan kemungkinan adanya keterlibatan warga negara dalam monitoring dan pelaksanaan keputusan yang ditetapkan oleh lembaga yudisial dan kuasi-yudisial. Implementasi meliputi seluruh bidang hukum dan semua cabang kekuasaan pemerintah untuk menempatkan kewenangan pada perwakilan pelaksana kerjasama dan lainnya (yaitu administrasi publik, hakim, pengacara, guru, dokter, dll) untuk mewujudkan hak individu yang bermartabat dan penuh pengertian.

 

Salah satu tujuan ‘Implementasi TRL’ adalah menggambarkan tingkat kemajuan yang dicapai berkaitan dengan rekomendasi dan keputusan yang dibuat oleh badan yudisial dan kuasi-yudisial secara regional dan internasional, termasuk komite dalam Badan Traktat PBB, serta laporan dan rekomendasi yang dibuat oleh Pelapor Khusus PBB.

 

     Ketika lembaga internasional yang berpengaruh langsung pada besaran Indeks TRL menerima dana dari Yayasan TRL Global maka komite yang bersangkutan dalam Badan Perjanjian HAM Internasional maupun Piagam PBB akan memonitor proses ini untuk menjaga kenetralan dan menghindari adanya konflik kepentingan.

Implementasi TRL mempertimbangkan ketidaksesuaian secara regional dan pembentukan two-tier system.

1) Sistem yang menjadikan PBB sebagai acuan

2) Sistem yang menjadikan hukum regional sebagai acuan, misalnya

  • Majelis Eropa (diwakili oleh Pengadilan HAM Eropa)

  • Organisasi Negara-Negara Amerika (diwakili oleh sistem perlindungan hak asasi manusia antar-Amerika)

  • Uni Afrika (diwakili oleh Komisi Hak Asasi Manusia dan Hak Penduduk Afrika dan Pengadilan Hak Asasi Manusia dan Hak Penduduk Afrika)

Data Implementasi TRL yang lengkap dan terbaru dari setiap negara akan dikeluarkan 30 hari sebelum pembayaran pendapatan dasar yang pertama kali.

Agar tetap relevan data TRL bisa mengalami perubahan.

 

Peningkatan TRL TOTAL

Keanggotaan Lembaga

     Keanggotaan dalam lembaga internasional dan interngovernmental berikut ini meningkatkan TRL TOTAL dalam persentase (persentasenya ditentukan berdasarkan TRL TOTAL dan dihitung menggunakan 5 poin penting. Tidak termasuk Daftar MTI dan Implementasi TRL)

Keanggotaan PBB: +1%; tapi tidak kurang dari 5_TRL

Keanggotan lembaga regional:

Majelis Eropa +2%

Organisasi Negara-Negara Amerika Serikat: +2%; tapi tidak kurang dari 1,5_TRL

Uni Afrika: +2%; tapi tidak kurang dari 1,5_TRL

Perjanjian internasional pada tingkat dunia

1) Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia: meningkatkan TRL TOTAL sebesar 2,5%; tapi tidak kurang 2,5_TRL

    Ratifikasi instrumen internasional berikut ini meningkatkan TRL TOTAL dalam persentase (persentasenya ditentukan berdasarkan TRL TOTAL dan dihitung menggunakan 5 poin penting. Tidak termasuk Daftar MTI dan Implementasi TRL)

2) Statuta Roma Mahkamah Pidana Internasional: meningkatkan TRL TOTAL sebesar 2%; tapi tidak kurang dari 2_TRL

3) Tiap instrumen internasional berikut ini yang diratifikasi suatu negara meningkatkan TRL TOTAL sebesar 1%, tapi tidak kurang dari 1_TRL

  •          Kovenan Internasional Mengenai Hak-Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya

  •          Kovenan Internasional Mengenai Hak-Hak Sipil dan Politik

  •          Protokol Opsional Kovenan Internasional Mengenai Hak-Hak Sipil Dan Politik

  •          Protokol Opsional Kedua Kovenan Internasional Mengenai Hak-Hak Sipil dan Politik, yang sasarannya menghapuskan hukuman mati

  •          Konvensi Internasional Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi

  •          Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita

  •          Protokol Opsional Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita

  •          Konvensi Hak-Hak Anak

  •          Protokol Opsional Konvensi Hak-Hak Anak Mengenai Penjualan Anak, Prostitusi Anak, dan Pornografi Anak

  •          Protokol Opsional Konvensi Hak-Hak Anak Mengenai Keterlibatan Anak Dalam Konflik Bersenjata

  •          Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman Lain yang Kejam, Tidak Manusiawi, atau Merendahkan Martabat Manusia

  •          Protokol Opsional Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Hukuman Lain yang Kejam, Tidak Manusiawi, dan Merendahkan Martabat Manusia

  •          Konvensi Internasional Mengenai Perlindungan Seluruh Hak Buruh Migran dan Para Anggota Keluarga Mereka

  •          Konvensi Internasional Mengenai Perlindungan terhadap Semua Orang dari Tindakan Penghilangan Secara Paksa

4) Penyerahan laporan (dokumen untuk monitoring dan laporan berkala yang terperinci) hasil pengukuran sehubungan dengan tenggat waktu implentasi yang ditentukan seperti berikut ini:

  •          Tanpa pelanggaran tenggat waktu: +5%

  •          Pelanggaran tenggat waktu menyebabkan penurunan TRL TOTAL

  •          Kegagalan berkomunikasi karena tidak melaporkan dan/atau menolak berhubungan dengan Komite yang berkenaan dengan permasalahan individu juga kegagalan berkomunikasi selama proses pelaksanaan keputusan Komite – semuanya menyebabkan penurunan TRL TOTAL.

  •          Pembicaraan suatu negara dengan Badan Traktat dalam konteks pernyataan individu: +1%, tapi tidak lebih dari 5_TRL

 

5) Konvensi Wina tentang Hukum Perjanjian: +3%, tapi tidak lebih dari 30_TRL

Perjanjian internasional pada tingkat regional

Eropa

Konvensi Majelis Eropa 219: masing-masing konvensi yang diratifikasi  meningkatkan TRL TOTAL sebesar 0,25_TRL(protokol penting yang tidak diratifikasi menyebabkan penurunan TRL TOTAL)

Konvensi Eropa untuk Pencegahan Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman Yang Tidak Manusiawi dan Merendahkan Martabat: +10_TRL

Amerika

Pakta San José: +5%, tidak kurang dari 7,5 _TRL, tapi tidak lebih dari 35_TRL

Pengakuan pentingnya Pengadilan HAM Inter-Amerika: +5%, tidak kurang dari 5_TRL, tapi tidak lebih dari 30_TRL

Konvensi Inter-Amerika tentang Hak-Hak Asasi Manusia:+1%, tapi tidak kurang dari 1,5_TRL

Masing-masing konvensi Inter-Amerika yang diratifikasi suatu negara meningkatkan TRL TOTAL sebesar 1%, tapi tidak kurang dari 1,5_TRL

  •          Kovensi HAM Inter Amerika tentang Pengilangan Orang Secara Paksa  

  •          Konvensi Inter-Amerika untuk Mencegah dan Menghukum Penyiksaan

  •          Konvensi Inter-Amerika tentang Pemberian Hak-hak Politik Kepada Perempuan

  •          Konvensi Inter-Amerika mengenai Pencegahan, Penghukuman, dan Penghapusan Kekerasan terhadap Wanita “konvensi Belem do Para”

  •          Konvensi Inter‐Amerika bagi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi bagi para Penyandang Cacat

Afrika

Ratifikasi instrumen mengenai pengakuan Pengadilan Hak Asasi Manusia Afrika: +10%, tidak kurang dari 10_TRL, tapi tidak lebih dari 35_TRL

Piagam Afrika tentang Hak Asasi Manusia dan Hak Penduduk: +5%, tapi tidak kurang dari 2,5_TRL

Protokol Maputo: +2,5%, tapi tidak kurang dari 1,5_TRL

 

Asia dan Pasifik termasuk Asia Barat

 

     Karena tidak adanya konvensi dan badan yang serupa dengan yang dimiliki Eropa, Amerika, dan Afrika, juga sebelum dibentuknya sistem hukum campuran yang memasukkan masalah regional (termasuk sikap rasional dalam menghadapi tradisi) maka TRL berlaku secara terbatas, sepenuhnya berdasarkan ketentuan PBB

 

Pengaplikasian instrumen “Soft Law” secara nasional

 

     Kita meningkatkan dampak sosial tidak hanya dengan perjanjian-perjanjian baru, tapi juga dengan mengadopsi instrumen ‘soft law’. Karena kita menyingkap ketentuan yang terdapat dalam pasal-pasal perjanjian internasional, instrumen tersebut menyajikan argumen yang jelas pentingnya: memajukan Hak Asasi Manusia ketika terjadi beragam tindakan yang dilakukan tiap individu dan negara, juga perlindungan terhadap Hak Individu pada setiap tahapan penelitian, sambil mempertimbangkan kejadian dan kondisi bila terjadi hukuman. Selain itu, sejumlah instrumen ‘soft law’ juga meliputi standar dalam hak dan kebebasan, yang tanpanya pembentukan dan perbaikan sistem hukum tidak mungkin terjadi. Pengaplikasian instrumen ‘soft law’ secara nasional adalah langkah efektif agar instrumen-instrumen ini dapat mengikat secara hukum (opinion juris)

Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Tentang Pendidikan Dan Pelatihan Hak Asasi Manusia

 

Menyertakan informasi mengenai implementasi dalam laporan berkala setidaknya tiap tiga tahun sekali: +5%, tidak kurang dari 5_TRL, tapi tidak lebih dari 30_TRL

Pengaplikasian Deklarasi tersebut dalam strategi dan program pendidikan nasional:+2,5%, tidak kurang dari 2,5, tapi tidak lebih dari 15_TRL

     Karena implementasi deklarasi ini dipengaruhi sumber keuangan, akademis, dan terencana, dan sumber lainnya, Yayasan TRL Global akan mengembangkan program tambahan untuk mendukung negara yang secara aktif menggunakan instrumen soft law.

Prosedur yang spesifik: undangan terbuka +5,5_TRL

Implementasi hukum ekologi/lingkungan hidup internasional: +1%, tapi tidak kurang dari 1,5_TRL

Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim PBB: +1%, tapi tidak kurang dari 1,5_TRL

Dimungkinkan adanya informasi tambahan

 

Penurunan TRL TOTAL

 

Implementasi TRL  PBB

    Dalam sistem TRL algoritma berikut ini dipakai untuk menurunkan TRL TOTAL (pengurangan dalam persentase dihitung menggunakan lima poin penting plus tambahan Implementasi TRL; data MTI tidak dimasukkan dalam perhitungan)

Untuk ketidakmampuan dalam jangka panjang karena adanya kelalaian kinerja [pacta sunt servanda] (menurut keputusan yang dibuat Pelapor Khusus / Komisi / Komite PBB) – TRL TOTAL menurun di bawah 0,75% per tahun

Tidak adanya pengakuan mandat Pelapor Khusus untuk bekerja dalam kerangka tata cara khusus suatu negara yang ditetapkan oleh Badan PBB: -12,5% 

Tidak adanya pengakuan mandat Pelapor Khusus untuk bekerja dalam kerangka tata cara tematis khusus yang ditetapkan oleh Badan PBB: -10%

Penolakan rekomendasi (keengganan untuk mengimplementasikan) yang ditetapkan Pelapor Khusus: -1% untuk setiap penolakan rekomendasi (yang sementara waktu tidak dicantumkan)

Penolakan untuk mengunjungi negara/peninjauan lapangan (atau untuk mencari fakta) dari Pelapor Khusus yang bekerja dalam kerangka tata cara khusus suatu negara: -7,5%

 

Penolakan untuk mengunjungi negara/peninjauan lapangan (atau untuk mencari fakta) dari Pelapor Khusus yang bekerja dalam kerangka tata cara tematis: -5%  

Pelanggaran Pasal 20 Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia, Pasal 21 Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik, Pasal 11 Konvensi Eropa untuk Perlindungan Hak Asasi dan Kebebasan Fundamental Manusia: -5%

Keberatan terhadap Perjanjian yang membuat perjanjian internasional tidak efektif: -5% (yang sementara waktu tidak dimasukkan)

Tidak adanya pasal terpisah mengenai penyiksaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana: -5%

Mengabaikan rekomendasi penyelesaian masalah hukum yang tidak jelas atau tidak diterima (berhubungan dengan LSM / Kebebasan Berkumpul, dll): -2,5%

Ikut campur dengan urusan Komite PBB dalam Melawan Penyiksaan dalam melakukan pengawasan internasional: -5%

Ekstradisi karena permintaan negara lain dimana orang yang diekstradisi bisa mendapat bahaya: -5%

Ketiadaan data statistik mengenai hukuman penyiksaan: -1%

Ketidakpatuhan dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan Komite PBB: -2%

Penolakan untuk mengunjungi tempat tahanan, kam pengungsi, bertemu dengan perwakilan pejabat nasional atau loca atau dengan orang tertentu): -2,5%

Pelanggaran Konvensi Internasional tentang Perlindungan terhadap Semua Orang dari Tindakan Penghilangan Secara Paksa: -5%

Tidak adanya ratifikasi instrumen mengenai penghapusan hukuman mati: -3,5%

Tidak tepat waktu menyerahkan laporan (dokumen monitoring seperti Tinjauan Periodik Umum) penghitungan yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan data menurut perjanjiannya:

  •          Penundaan 1 tahun: -5%

  •          Penundaan 1 hingga 2 tahun -7,5%

 

Tidak mampu memberikan laporan selama lebih dari 2 tahun, hasilnya dalam persentase (7,5%) dan meningkat sebesar 0,5 per tahun (yang sementara waktu tidak dimasukkan)

Indeks HAM Umum PBB

 

     Sistem Implementasi TRL juga mempunyai mekanisme secara lebih umum dengan menggunakan terminologi Indeks Hak Asasi Manusia Umum. Ketika rekomendasi, pertimbangan/komentar seusai dengan tema tertentu (Tema), persentasenya dikurangi dari tiap tema.

     Waktu sembilan bulan diberikan untuk proses koreksi/implementasi setelah TRL TOTAL turun (kecuali ada rekomendasi, pertimbangan atau komentar yang menyatakan sebaliknya, misalnya penentuan persiapan untuk laporan selanjutnya atau usulan tenggat waktu tertentu, dll)   

    Persentasenya dikurangi dari TRL TOTAL yang dihitung menggunakan lima poin penting plus tambahan Implentasi TRL; daftar MTI tidak dimasukkan.

 

  •          Untuk setiap pertimbangan/komentar dikurangi 0,075% 

  •          Untuk setiap rekomendasi dikurangi 0,0375%

  •          Untuk setiap hal ‘lainnya’ dikurangi 0,02%

 

     Ketika komentar/rekomendasi/lainnya mengandung: persetujuan tindakan (menerima ratifikasi dan/atau tambahan dalam perjanjian) atau naik banding (upaya, peringatan, permohonan) dan tidak mengandung komentar/perhatian/tindakan untuk menerima/menyesali/memberi perhatian, maka tidak ada penurunan algoritma TRL TOTAL.

 

Implementasi TRL: Majelis Eropa (Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa)

 

     Penurunan TRL TOTAL terjadi setiap bulan. Data lengkap kerugian masyarakat akibat pelanggaran dalam melaksanakan kewajiban (hukum) yang ditetapkan negara akan selalu tercantum dalam halaman utama Tingkat TRL. Besaran dalam bentuk persentase dikurangi setiap ada kasus/fakta/pelanggaran yang kalah (persentasenya dikurangi dari TRL TOTAL yang dihitung menggunakan lima poin penting plus tambahan Implentasi TRL; daftar MTI tidak dimasukkan)

Kekalahan negara dalam kasus dengan aduan penting: -0,5%

Pengaplikasian baru untuk kasus yang mengindikasikan ketidakmampuan dalam mengikuti keputusan yang telah ditetapkan badan internasional: -0,25%

Fakta adanya penggunaan penyiksaan oleh pihak berwenang: -1%

Perlakuan atau penghukuman yang tidak manusiawi dan merendahkan martabat manusia: -0,1%

Investigasi yang tidak mampu menyelesaikan kasus seperti itu: -0,075%

Pelanggaran hak untuk hidup: -0,25%

Hak kebebasan dan perlindungan orang: -0,1%

Kegagalan untuk memberikan pertolongan yang efektif bagi yang memintanya: -0,05%

Persidangan yang tidak adil: - 0.1%

Kegagalan untuk menjalankan keputusan Pengadilan: -0,25%

Pelanggaran hak atas penghormatan terhadap kehidupan pribadi dan keluarga, rumah tangga dan surat-menyurat: -0,1%

Pelanggaran hak atas kebebasan berpendapat: -0,1%

Pelanggaran hak atas kebebasan berpendapat, berkumpul dan berserikat: -0,1%

Persekusi politik: -0,5%

Pelanggaran Hak Kepemilikan: -0,25%

Implementasi TRL: Organisasi Negara-negara Amerika (sistem perlindungan hak asasi manusia antar-Amerika)

     Penurunan TRL TOTAL terjadi setiap bulan. Data lengkap kerugian masyarakat akibat pelanggaran dalam melaksanakan kewajiban (hukum) yang ditetapkan negara akan selalu tercantum dalam halaman utama Tingkat TRL. Persentasenya dikurangi dari TRL TOTAL yang dihitung menggunakan lima poin penting plus tambahan Implentasi TRL; daftar MTI tidak dimasukkan

Mengabaikan rekomendasi, proposal, dan pelaksanaan keputusan yang dibuat Komisi Hak Asasi Manusia Antar-Amerika (termasuk laporan tahunan) -2,5%

Pelanggaran Konvensi Inter-Amerika dalam pelaksanaan penghilangan orang/penghilangan secara paksa: -5%

Eksekusi ekstra yudisial, ringkas-cepat, atau sewenang-wenang: -5%

Pelanggaran hak untuk hidup, kemerdekaan, dan imunitas pribadi: -3%

Penemuan diskriminasi: -2,5%

Pelanggaran hak dalam kebebasan berpikir, menjalankan kepercayaan, beragama, dan berkeyakinan: -2,5%

Pelanggaran hak mendapatkan informasi dan berekspresi: -2,5%

Pelanggaran hak mendapatkan perlindungan hak dan kemerdekaan dari negara, terutama secara yudisial: -2%

Hilangnya kemerdekaan atas kejahatan sipil (perbuatan melanggar hukum/delik): -2%

Pelanggaran dalam ranah habeas corpus: -2%

Pelanggaran hak diperlakukan manusiawi di tahanan: -2%

Mengabaikan asas praduga tak bersalah, hak mendapatkan pengadilan yang imparsial, terbuka, kompeten, atau pemberian hukuman yang kejam, merendahkan atau mempermalukan: -3,5%

Mengabaikan permintaan Komisi Hak Asasi Manusia Antar-Amerika oleh negara-negara peserta untuk mendapatkan informasi di lapangan mengenai hak asasi manusia: -2,5%

Ketidakpatuhan lain dalam melaksanakan keputusan Pengadilan HAM Inter-Amerika (dan / atau Komisi HAM Inter-Amerika): -1,5%

Pelanggaran Piagam Demokrasi Inter‐Amerika lainnya: -1,5%

 

Implementasi TRL: Uni Afrika (Komisi Hak Asasi Manusia dan Hak Penduduk Afrika dan Pengadilan Hak Asasi Manusia dan Hak Penduduk Afrika)

 

     Penurunan TRL TOTAL terjadi setiap bulan. Data lengkap kerugian masyarakat akibat pelanggaran dalam melaksanakan kewajiban (hukum) yang ditetapkan negara akan selalu tercantum dalam halaman utama Tingkat TRL. Persentasenya dikurangi dari TRL TOTAL yang dihitung menggunakan lima poin penting plus tambahan Implentasi TRL; daftar MTI tidak dimasukkan

Pelanggaran negara yang berhubungan dengan pencalonan, pemilihan, penetapan anggota Komisi Hak Asasi Manusia dan Hak Penduduk Afrika: -2,5%

Pelanggaran oleh anggota Komisi terpilih pada pasal 31 dan 38 Piagam Afrika (berlaku untuk negara yang mencalonkan anggota Komisi): -3,5%

Penundaan yang tidak dibenarkan dalam melakukan penyelesaian dalam negeri (pelanggaran pasal 50): -5%

Ketidakpatuhan menjalankan Protokol Maputo: -5%

Pernyataan yang dikeluarkan Pengadilan atau Komisi HAM dan Hak Penduduk Afrika mengenai fakta/bukti pelanggaran Piagam HAM dan Hak Penduduk Afrika: -5%

Tidak melaksanakan putusan Pengadilan: -3,5%

Penolakan mandat Pelapor Khusus yang ditetapkan Komisi Afrika: -7,5%

Penolakan rekomendasi (keengganan untuk mengimplementasikan) dari Pelapor Khusus, kelompok kerja, komite, atau kelompok peneliti yang melakukan investigasi dan memonitor masalah HAM sesuai dengan kompetensi Komisi (sementara waktu tidak dimasukkan): -1% untuk setiap penolakan rekomendasi

Penolakan datangnya Pelapor Khusus: -7,5%

Penentuan laporan berkala dari negara-negara peserta dalam mengimplementasikan Piagam, kurang dari tiga tahun sekali: -5%

Diterjemahkan oleh rekan TRL Pro Bono Srimaryanti B

Pendukung HAM dan anggota masyarakat sipil di lebih dari 150 negara untuk mengisi tabel Implementasi TRL untuk negara mereka.
Bergabung dengan mereka!
 

 

© 2018-2020 TRL GLOBAL FOUNDATION